Hai Waktu,,, sulit rasanya berkompromi dengan mu. Menyayangkan setiap
detik yang berlalu, namun terkadang kedepan terlihat terlalu menakutkan.
Mengeluh itu mudah mensyukurinya yang terkadang sulit. Bersyukur
bangett, hai waktu berikan kesempatan tiap detiknya untuk selalu seperti
ini. Tidak berkurang dan sama-sama tetap merangkul untuk waktu yang akan
datang.Waktu,,,
ini indah, jika terhenti biarkan sampai disini. Akan ada bekas bahagia sekalipun detik berhenti sampai ini
Hmm,,,
Lega larasanya menarik nafas dalam-dalam memejam kan mata lalu berbaring dengan melepaskan semua beban, tapi tidak untuk meninggalkan kenangan, proses ini terlalu indah untuk di kenang, langkah ini terlalu disesali jika harus dilupakan, semua terlihat begitu i-n-d-a-h entah indah dari sudut yang mana. Bukankah keadaan ini terlihat tak hanya sekedar nyaman? ini terlalu nyaman untuk dirasakan sekarang.
Kita menertawakan banyak bagian hidup kita yang beririsan, pertemanan kita, lingkungan kita, aktivitas kita. Betapa dekatnya. Hanya saja dulu kita tidak saling kenal. Kita tertegun pada pertemuan kita yang tidak terduga. Kita juga terkagum pada cara kita dipertemukan. Kita tidak pernah memikirkan dan merencanakan tentang itu semua. Bahkan kita tidak menduga bahwa pertemuan itu membuat rencana hidup jangka panjang kita berubah. Dan kita dengan bahagia mengubahnya. Kita mengkompromikan banyak hal dan menyelaraskan pandangan. Kita tertawa untuk sekian waktu, menertawakan betapa herannya kita mengapa tidak bertemu sejak dulu. Padahal kita berada sangat dekat, mungkin kita tidak saling melihat. Sibuk dengan hal-hal yang jauh. Mungkin.
#SuaraCerita
Terima Kasih telah menjadi seorang yang dipertemukan oleh-Nya di detik sekarang.
@annisahabibah10
Annisa Habibah
ini indah, jika terhenti biarkan sampai disini. Akan ada bekas bahagia sekalipun detik berhenti sampai ini
Hmm,,,
Lega larasanya menarik nafas dalam-dalam memejam kan mata lalu berbaring dengan melepaskan semua beban, tapi tidak untuk meninggalkan kenangan, proses ini terlalu indah untuk di kenang, langkah ini terlalu disesali jika harus dilupakan, semua terlihat begitu i-n-d-a-h entah indah dari sudut yang mana. Bukankah keadaan ini terlihat tak hanya sekedar nyaman? ini terlalu nyaman untuk dirasakan sekarang.
Kita menertawakan banyak bagian hidup kita yang beririsan, pertemanan kita, lingkungan kita, aktivitas kita. Betapa dekatnya. Hanya saja dulu kita tidak saling kenal. Kita tertegun pada pertemuan kita yang tidak terduga. Kita juga terkagum pada cara kita dipertemukan. Kita tidak pernah memikirkan dan merencanakan tentang itu semua. Bahkan kita tidak menduga bahwa pertemuan itu membuat rencana hidup jangka panjang kita berubah. Dan kita dengan bahagia mengubahnya. Kita mengkompromikan banyak hal dan menyelaraskan pandangan. Kita tertawa untuk sekian waktu, menertawakan betapa herannya kita mengapa tidak bertemu sejak dulu. Padahal kita berada sangat dekat, mungkin kita tidak saling melihat. Sibuk dengan hal-hal yang jauh. Mungkin.
#SuaraCerita
Terima Kasih telah menjadi seorang yang dipertemukan oleh-Nya di detik sekarang.
@annisahabibah10
Annisa Habibah
Komentar
Posting Komentar