Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

Berikutnyaa

"Berikutnya, melangkahlah untuk selanjutnya" Begitu katanya, dia yang masih pada kewibawaannya menegur ku. Iya, menasehati ku, katanya seperti ini. "Aku manusia, antara aku dengan kamu sama-sama memakan nasi. Hanya saja yang membedakan kamu seorang wanita, sedang aku seorang laki-laki. Aku bisa? Kenapa kamu tidak?" Entah mungkin rintihan lelah lemah ku terdengar sampai ketelinganya. Dia memang sosok yang kerap kali menasihati ku, gayanya memang cuek namun tiap waktu bersamanya adalah kebahagian tersendiri. Yess. I d'nt like him, but I am very happy near him. It's so funny. Berikutnya, iya dia merubah presepsi ku mengenai kejauhan, mengenai cara pandang seseorang. Berikutnya, selalu diajarkan darinya tentang bagaimana menanggapi orang lain, bagaimana meluapkan emosi secara bahagia. Dia sangat menjadi sosok yang selalu ku pertanyakan? Entah ku pertanyakan untuk apa, untuk sebuah alasan pun aku tak punya. Sudah, berikutnya adalah tetap menjadi dan selalu pert...