Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Hadiahi Aku Sesuatu yang Sederhana

Sederhana, dari bagaimana cara mu memperlakukan wanita, mengucap salam kepada orang yang lebih tua, menghormatinya, menghargainya, menyayanginya. Sederhana, dari tutur kata mu yang santun dengan segala harapan dan pengajaran. Sederhana, dari bagaimana dirimu menghargai waktu, selalu mengucapkan maaf saat meminta waktu lebih. Dari perangai mu, sederhananya penampilan mu. Bagaimana bisa sesuatu yang sederhana itu terlihat istimewah untuk ku?

Minoritas

Kebanyakan mereka mungkin disanjung sebab berbagai macam pencapaiannya, maaf, untuk satu, dua dan berbagai macam hal, aku memilih menjadi minoritas diantara kalangan mayoritas. Mungkin ketika kau mengenal ku, aku akan menjadi yang paling bodoh untuk mengetahui keluaran make up terbaru yang sedang diburu wanita. Aku tidak punya sesuatu untuk dibanggakan, sesuatu yang butuh diidolakan? semuanya, sama. Jika kamu menyuruh ku berlama-lama di dalam pasar, mall, atau keramaian, maaf aku bisa saja egois meninggalkan mu dan memilih pergi pulang sendiri. Untuk apa mencoba menyukai sesuatu yang tidak nyaman untuk ku? Aku bisa menjadi yang paling egois, saat kamu sendiri yang meminta ku melakukan sesuatu yang aku tidak suka. Meninggalkan dan ditinggalkan perkara mudah bukan? Mungkin kamu akan meninggalkan ku, sebab aku tidak seasik yang kau kira. Silakan, bukankah kamu sedang melakukan apa yang aku lakukan? meninggalkan sesuatu yang tidak kita sukai. Seharusnya kita bisa saling mengharg...

Kecil yang berarti

Bismillah, Sederhana kata ku? Menurut mu, sederhana itu seperti apa? Sesuatu yang sederhana itu berbentuk apa? Hal-hal besar itu terjadi sebab sesuatu yang kecil, sederhanakan jangan dibuat rumit. Amarah, amarah itu bisa bergejolak menjadi besar, mungkin karena sesuatu yang kecil, salah paham misalnya. Orang-orang besar pun, tidak sertamerta menjadi ternama, ia tumbuh, dari sesuatu yang kecil. Sederhana dalam sudut pandang ku, saat orang lain berbicara dan menanggapi dengan suatu jawaban yang baik. Mungkin terlihatnya sepele. Pernah, saat keadaan seakan tidak berwarna, seseorang datang, menyambut baik kita dengan sapaan "Apa kabar?, sehatkan?" atau sesuatu yang kecil, tetapi terkadang kita luput untuk melakukannya, mengucapkan kata "Tolong, maaf dan terima kasih." Sederhana seperti ini, saat kita mempersilakan orang lain duduk, lalu dibalas dengan ucapan "Terima kasih", pun saat orang lain melemparkan senyum, senyum dengan tulus. Seakan hal sederh...