"Jangan biarkan masalah itu terdengar keluar dari pintu kamar kita. Biarkan dia menemui titik selesainya di dalam saja"
Selain sabar dan shalat, kunci selanjutnya yang perlu kau pegang adalah jujur dan percaya. Sama halnya dalam rumah tangga, laki-laki yang kau pilih untuk menjadi imammu itu adalah orang asing yang hadirnya kini dibebani pada seluruh kebaikan atau keburukan istrinya kelak. Orang asing yang padanya kau merasa yakin, ada satu perasaan yang berbeda, entah dideskripsikan seperti apa. Perjalanan ini bukanlah perjalanan yang selalu menjanjikan aspalnya mulus, akan banyak kau temui jalan yang berkelok, tanjakan yang curam, turunan yang perlu banyak perhatian dan pengendalian. Kau harus percaya bahwa atas izin Allah, kau berada bersama dengan orang yang tepat.
Tidak ada kepala yang indah dengan berjuta variasi warna rambut. Hitam atau putih adalah dua pilihan mutlak yang tidak bisa dicederai. Jangan biarkan orang lain berpendapat tentang berbagai warna yang cocok untuk diri kita. Kau lebih tau apa yang menjadi warna terbaikmu. Sampaikanlah apa yang keliru, bicarakan ketika kau memang butuh. Balasan kebaikan adalah kebaikan lainnya.
===============
Note: Dua catatan rumah tangga ini refleksi dari sekitar untuk dijadikan sebaik-baiknya bekal, jika Allah mentakdirkan.
Jakarta, Rabu 17 Juli 2024 | 23:50 WIB

Komentar
Posting Komentar