"Jangan biarkan masalah itu terdengar keluar dari pintu kamar kita. Biarkan dia menemui titik selesainya di dalam saja" Selain sabar dan shalat, kunci selanjutnya yang perlu kau pegang adalah jujur dan percaya. Sama halnya dalam rumah tangga, laki-laki yang kau pilih untuk menjadi imammu itu adalah orang asing yang hadirnya kini dibebani pada seluruh kebaikan atau keburukan istrinya kelak. Orang asing yang padanya kau merasa yakin, ada satu perasaan yang berbeda, entah dideskripsikan seperti apa. Perjalanan ini bukanlah perjalanan yang selalu menjanjikan aspalnya mulus, akan banyak kau temui jalan yang berkelok, tanjakan yang curam, turunan yang perlu banyak perhatian dan pengendalian. Kau harus percaya bahwa atas izin Allah, kau berada bersama dengan orang yang tepat. Tidak ada kepala yang indah dengan berjuta variasi warna rambut. Hitam atau putih adalah dua pilihan mutlak yang tidak bisa dicederai. Jangan biarkan orang lain berpendapat tentang berbagai warna yang cocok ...
Semoga Allaah merahmati kita semua dengan rahmat yang luas, yang dengan rahmat itu hidup akan terasa lebih mudah, termasuk taufik untuk memilih mana yang baik dan buruk. Kita hari ini adalah kita yang banyak mengalami perubahan, kita kecil tentu berbeda dengan kita saat dewasa ini, pemilihan warna baju, hiburan, sesuatu yang kita lihat dan dengar, teman, lingkungan bahkan prinsip hidup. Jika hari-hari sebelumnya kita bebas memilih sesuatu cukup untuk kesenangan, maka hari ini tidak hanya sampai situ. Kita akan menghadapi banyak sekali kesempatan untuk memilih, apapun itu. Yang lebih ga mudah lagi, ketika kita memilih kita harus siap dengan konsekuensi yang kita pilih. Tapi kebanyakan dari kita ga siap menerima konsekuensi atas pilihan tersebut. Contohnya ketika kita jujur mau berubah dan berupaya menata diri menjadi lebih baik dari sebelumnya, maka ga heran orang-orang disekitar sadar dengan perubahan itu. Dia yang sayang dan tulus kepada kita akan mendukung pilihan baik itu, namun ber...