Kata wanita diluar sana, laki-laki akan tampak memaniskan ucapannya ketika ia menyayangi seorang wanita. Tapi tidak untuk laki-laki yang aku sayangi ini, lelaki ini tampak begitu tegas, tak pernah sekali waktu dia memaniskan ucapannya hanya untuk merayuku, bahkan dia malah menyuruh ku untuk tidak terus bersandar padanya. Tapi aku tau, bahu hangatnya memberikan aku tempat ternyaman untuk terlelap, belaiannya adalah moment terkesan yang selalu ku syukuri keberadaannya.
Jika aku merengek beliau selalu berkata "Anak Ayah yang kian hari kian dewasa, kelak nanti semua pembelajaran, ke disiplinan bahkan ketegasakan yang sering kali kau pandang bahwa itu amarah Ayah adalah bekal untuk engkau meneruskan perjalanan hidup mu ini. Jangan sesekali merengek kepada ayah jika alasannya tidak dibelikan mainan atau sesuatu yang kau minta. Bukan karena ayah tak ada uang, melainkan ayah mengajarkan kamu untuk memilah dan mementingkan jangka panjang. Nak, seandainya kau menangis dan terus merengek di hadapan ayah ketahuilah ayah tampak tak bisa membuat mu bahagia, peri kecil ku yang cantik indahkan perangai mu. Jadilah sesuai dengan apa yang ayah pinta, ketahuilah nak ayah akan terus menjaga mu, jika sesekali kau merengek untuk ikut bersenandung atau sekedar bermain larut malam dengan teman mu, lalu ayah menyuruh mu untuk tetap di rumah itu dikarenakan ayah takut, ayah takut bidadari kecilnya kehilangan sepatu kacanya, ayah takut akan ada pangeran yang tak berkuda datang mengajak mu lalu meninggalkan mu." Waktu bersamanya adalah saat saat berharga, ketika mereka disana mengatakan bahwa laki-laki tak dapat di percaya. Mungkin akan ku bantah, karena jika memang itu terjadi. Setidaknya ada satu orang laki-laki yang sangat dapat ku percaya, seorang laki-laki itu dipanggil anaknya dengan sebutan "Ayah."
Ayah, kini peri kecil mu kian hari kian dewasa, ayah terima kasih ku kau ajarkan aku hidup. Ayah terkadang hati ini lebih membela ibu, tapi ketahuilah Ayah bahwa engkau lah orang pertama yang selalu membuat ku meneteskan air mata jika kau menasihati dan menyentuh hati ku.
Ayah Happy Birthday semoga kelak putri mu ini dapat membahagiakan mu. Aamiin.
Dari peri kecil mu.
Annisa Habibah
Untuk Pangeran Pahlawan ku.
Ayah tercinta.
Selamat ulang tahun Ayah.
20 Mei 1956
Komentar
Posting Komentar