Hai, inilah wajah-wajah polos temen SD ku dulu, tepatnya 3 tahun yang lalu. Kalian yang masih bebas bercanda, tiang bendera menjadi saksi bisu kita selama berdiri dengan seragam putih merah. Kalian, yang lalu, kini, dan esok masih ku rindu. Ku rasa diri mu kini berubah, perubahan itu memang harus ! tapi aku merasakan rasa yang mungkin aku salah menduganya. Ya, kalian berubah lebih ke dewasa, lebih ke arah penasaran yang teramat jauh. Demikian dengan ku, aku berubah, tapi tak berubah sejauh kalian yang sudah merokok, tapi itu hanya sebagian. Bukan untuk aku, teman-teman baik ku, serta teman-teman cerdas ku. Karena kami tau perubahan apa yang dapat kami perbaiki. Tentu ke arah yang lebih baik, so, jangan yang nakal-nakal ya. Kita ini umurnya sama, janji juga dong harus lulus sekolah ditahun yang sama. Love you Friend :) :*
Bismillah,,, Langkah hebat dengan pencapaian yang menyayat ini sungguh begitu meletihkan. Tuhan, bisakah kau mundurkan waktu ku? Agar aku bisa memilih dan memilah bagaimana hasil dari keputusan mu? Bolehkah ku meminta agar aku berkhayal dan mengatur sesuka ku? Jika kau menjawab itu semua dengan suatu dampratan, tolong buat tamparan itu kian mematikan. Agar aku pun bisa bercermin sejauh mana jiwa ini berjuang, sejauh mana langkah ini terus menerjang jalan yang begitu terjal, agar aku bisa mengakhirinya dalam proses terhormat dengan sebuah tamparan yang mematikan. Kau pun menjawab semuanya Rabb, Kau tampar aku sedemikian dahsyat sampai akhirnya asa ini mulai terkikis, Kau pun dengan tega'nya mengatur seperti apa mau mu, kian hati ini melulu menyalahkan-Mu, tak mempercayai bahwa diri ini mampu terbawa sepeti mau ku sesuai dengan khendak-Mu. Rupanya pemikiran ku terlalu dangkal, angan ku terlalu cetek dan penilaian tentang diri ku pun belum dapat ku mengerti. Sampai akhirnya aku me...

Komentar
Posting Komentar