Setiap manusia diciptakan berpasangan oleh-Nya, tak asing lagi ketika sekeliling di penuhi oleh mereka dengan cinta nya masing-masing. Namun, ada saja yang mempersalahan cinta mereka. Entah mereka yang salah kah, atau dia yang mencari-cari kesalahan itu.
Seorang itu bertanya "Kenapa lo mau sama dia? Yah elah kaya gitu mah ngapain diterima." Pikiran apa yang ada di dia, apa karena fisik, atau kekurangan yang menjadikan dia tampak sempurna dari diri orang lain. Mungkin ia adalah seorang yang teramat cantik, atau sempurna, sehingga tiada sedikit pun kekurangan di dirinya. Atau dia seorang putri raja, yang dengan mudahnya berkata semaunya. Mungkin kah dia seorang yang tak diajarkan? Rupa nya dia sama, seorang yang mempunyai kekurangan seperti kami. Mungkin dia lebih unggul, dia lebih hebat, karena lebih jago berkata yang tidak hebat.
Kemudian tanpa pernah bosan dia.bertanya lagi. "Apa yang lo liat dari dia?" Ucapan yang memang begitu ringan namun maknanya sangat melukai. Lalu pasangan itu pun menjawab. "Aku melihat dari kaca mata penglihatan ku, sesuatu yang tak seorang pun mampu melihatnya. Aku melihat apa yang tidak bisa kau lihat dari sosoknya. Karena apa yang kamu lihat bukanlah apa yang sebenernya ada di dirinya." Karena setiap orang itu berbeda, seorang tidak bisa dilihat dari penampilan luarnya saja, karena apa? Karena hanya orang orang yang mau mengenalnya yang mampu mengetahui sifat serta perilaku di dalam nya.
Salahkah, salah dia yang memiliki banyak kekurangan??? Fisik yang tak sempurna, keadaan yang jauh dari luar biasa, serta tindakan bahkan kelakuannya? Seburuk itu kah? Sampai sampai kamu rela menjauhi bahkan menghindar.
Kamu adalah ucapan yang diri kamu keluarkan sendiri. Intinya orang yang jauh dari fisik yang sempurna bukanlah dia seorang yang buruk. Mungkin saja dia lebih baik dibanding diri kita.
Komentar
Posting Komentar