Langsung ke konten utama

Postingan

Putih Abu-Abu [Tutup Buku]

Assalamu'alaykum Fellas. Apa kabarnya? Semoga senantiasa selalu baik dan bertambah pula kenikmatan hidupnnya aamiin. Alhamdulillah,pada kesempatan kali ini saya kembali memberikan cerita yang kelak menjadi kenangan terindah dan bahan nostalgia untuk saya pribadi. (source: google) Putih Abu-Abu #Intinya Percaya!!! Percaya! Terutama pada diri kita sendiri. Segala sesuatu yang memang digaris takdirkan untuk menjadi hak kita, siapapun itu, bagaimana pun dan seperti apapun akhirnya akan tetap menjadi hak kita. Begitu pula pengalaman yang sudah terjadi dimasa penentuan abu-abu saya. Mungkin jika seper sekian detik, hati ini tidak digerakan oleh Allah bisa jadi saya bersekolah ditempat yang mungkin dari lingkungannya, temannya, bahkan pengalamannya tidak seperti apa yang saya dapat di sekolah jenjang kejurusan ini. Nem saya bukan layaknya seseorang yang namanya terpampang ditiga besar seleksian PPBD, namun saya membuktikan bahwa seseorang yang nemnya tinggi belum tent...

Perjalanan Hijrah

Assalamu’alaykum. Wr. Wb Alhamdulillah, ketika cinta-Nya masih memberikan kesempatan untuk diri ini menceritakan kembali. Apa yang menganjal dalam hati dan ungkapan yang mendorong diri untuk berbagi. Apa kabar brader and sista, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Kali ini biarkan diri mebahas “Proses dalam Hijrah” #1 - Jilbab Pertama. Saya dulu termasuk siswa SD yang sangat senang sekali melihat rambut indah, panjang terurai nan memesona. Saat itu pula, memang dengar dari cerita ibu bahwa dahulu kakek mengharuskan anak atau cucu perempuannya untuk memiliki rambut panjang. Begitu juga cerita yang disampaikan oleh laki-laki yang sampai saat ini cintanya begitu sejati, ya “Ayah”. Dari cerita tersebut, begitu indah dibayangkan saat saya memiliki rambut panjang. Dulu kecil ternyata asik punya rambut panjang hitam dan suka sekali dibuat gaya macam-macam. Saya menyukai rambut panjang, hitam dan tak kala dengan iklan shampoo di televisi. Sampai suatu ketika saat SD lulus pun ...

Jakarta Tercinte

Bismillahirrahmanirrahim,,, (Src : pinterest.com/kumeli/batavia-jakarta)                 Jakarta, tempat pertama nafas ku menghirup dunia luar yang tidak ku rasakan sebelumnya dari rahim ibu ku. Rasa yang berbeda, dimana tempat ini menjadi saksi nyata yang sampai saat ini masih memberikan ku ruang untuk tumbuh. Yang aku tau semasa kecil ku dulu, Jakarta hanya meliputi luas daerah antara jarak rumah ku dengan rumah teman sebelah ku.  Sampai-sampai ayah mengkhawatirkan ku, memberikan ku penjagaan yang ketat agar aku tidak tersesat. Ayah dengan penjagaan kepada buah hatinya selalu mengingatkan, “Bahwa untuk saat ini Jakarta terlalu bahaya untuk putri Ayah. Jadi selama kau balita maupun belia, kau harus tetap dalam penjagaan Ayah”.  Aku kira Jakarta begitu ramah, seramah ayah kepada keluarganya. Nyatanya, benar kata Ayah. Kelak jika umur ku tak belia lagi, Jakarta justru akan menjadi kota ...

AMMUNITY #PART-II

Lanjut ga nih? Udah nemu yang dicari? Masih belum nemu, wah yaudah lanjut ya berarti. Kalo ga nemu juga berarti dia bukan anak ammunity. Muhamad Hamdani : Professor Adan! Doi disebut professor karena kemampuan dalam ilmu pengetahuannya luas banget, ahli sejarah pokoknya wkwkwk, setiap Bu Titi nerangin bab yang barus masuk, doi udah hafal semua tanggal-tanggal bersejarah. Dari ilmu pengetahuan apapun dia paham deh pokoknya, sayang kadang karena kecerdasannya itu jadi suka paling dulu ngerjain. Wal hasil mungkin kurang telitih jadi ya rada ga maksimal nilainnya. Top lah pokoknya Adan. Muhammad Fani Abdillah : Anaknya Bu Titi juga dia mah, sebelas dua belas sama Hamdani pengetahuannya. Tapi doi lebih teratur gitu, kalo ada yang belum dia tau, pasti uletnya buat nyari tau bukan main. Tapi keboyoannya sering membuat kita kadang kesel sama dia, hehehehe sering banget yak fan ketawa ala-ala gitu? Jago juga di di Multimedia, Pernah juara satu ngebuat mobile edukasi Ki hajar pernah dap...

AMMUNITY

Hi,,, Selamat pagi, sembari minum teh atau kopi Yuk, lanjut lagi J AMMUNITY Lah, kan katanya mau ceritain multimedia. Cowo-cowo playboynya, mana kok ammunity? Sabar ndak, iya mangkanya hayu dibaca seksama dulu. Jadi, yang namanya jurusan multimedia angkatan gue ya itu’ Ammunity. Am Multimedia United Of Forty, jangan tanya pake grammar apa yak. Yang jelas itu kepanjangan bahasa inggrisnya ada yang bilang salah, but intinya saya kesatuan dari multimedia empat puluh. Dari penciptaan nama aja waktunya berapa lama, awalnya habatussaudahlah, terus apalagi yak nama pengobatan gitu. Ya dimaklumin lah, soalnya yang nyari nama butuh penyembuhan:v *Maap ya Rip J            Flashback lagi yak, di Mos orang yang pertama kali gue kenal diluar temen smp siapa ya? Kalo ga salah Eva,Vidya. Soalnya duduknya sebelahan waktu buat lingkaran gitu. Terus kalo yang cowoknya, Handi. Dia orang pertama yang gue kenal pas masuk lab. Dia yang nanya nama twitter pokoknya ata...

Putih Abu-Abu

Anak kijang bawa belalang Hi, selamat malam jomblo yang malang. Assalamu’alaikum, Wr, Wb. Malam masih sama, setia didatangkan oleh bintang. Kemudian menjalin persahabatn dengan bulan. Perkenankanlah saya membagikan cerita yang berjudul-judul nantinya, karena hari ini adalah hari terakhir saya beserta temen-temen saya menjadi siswa formal. Meski Senin pun masih masuk, setidaknya tidak belajar pada umumnya hehehe. Okelah, baca aja. Siapa tau ketemu mantan eh maksudnya teman. #LULUS SMP, KEMANA? Setelah mempertimbangkan dan telah diputuskan, akhirnya jatuhlah pilihan gue untuk masuk di Sekolah Menengah Kejuruan alias SMK. Nem gua standar, sebab karena itu gua ga mau ambil resiko tinggi didepak dari sekolah negeri, terpilihlah sekolah-sekolah yang sekiranya dapat menerima gue apa adanya bukan ada apanya:v ngengzz. Waktu itu gua ambil jurusan Administrasi Perkantoran di SMKN 14 Jakarta, itu jadi pilihan pertama, ke-duanya akuntansi di SMKN 14 dan yang terakhir adalah SMKN 40 ...

H-3 UJIAN NASIONAL

Assalamu'alaikum, Wr. Wb Apa kabar kalian yang dirundung kerinduan dengan UN? Sudah lama rupanya jemari ini tidak lagi menari diatas keyboard, pagi ini awan terlihat mendung ia hilir mudik tersapu angin. Aku suka dengan satu prosa, katanya rindu itu berat. Meninggalkan itu sakit, dan bangkit itu sulit. Aku kira waktu begitu lambat menjerat aku dalam kepingan kenangan. Esok akan ku temui hari dimana teori ku dalam belajar diuji. Ujian Nasional untuk yang ketiga kalinya ini aku merasa sangat berbeda. Ini adalah Ujian Nasional terakhir selama aku duduk dibangku sekolah yang berseragam. Jika rindu sebaiknya bertemu, berarti kalau ujian kuncinya belajar. Dua belas tahun bukan seharusnya sudah tidak perlu lagi belajar, namun sebaik-baiknya seseorang adalah ia yang terus selalu ingin belajar. Berbagai strategi aku lakukan, terima kasih Tuhan Kau menghadirkan saya ke lingkup teman-teman yang tak lelah berjuang. Setiap orang punya kelebihan dan kemampuan tersendiri dalam belajar...