Langsung ke konten utama

Postingan

Jakarta Tercinte

Bismillahirrahmanirrahim,,, (Src : pinterest.com/kumeli/batavia-jakarta)                 Jakarta, tempat pertama nafas ku menghirup dunia luar yang tidak ku rasakan sebelumnya dari rahim ibu ku. Rasa yang berbeda, dimana tempat ini menjadi saksi nyata yang sampai saat ini masih memberikan ku ruang untuk tumbuh. Yang aku tau semasa kecil ku dulu, Jakarta hanya meliputi luas daerah antara jarak rumah ku dengan rumah teman sebelah ku.  Sampai-sampai ayah mengkhawatirkan ku, memberikan ku penjagaan yang ketat agar aku tidak tersesat. Ayah dengan penjagaan kepada buah hatinya selalu mengingatkan, “Bahwa untuk saat ini Jakarta terlalu bahaya untuk putri Ayah. Jadi selama kau balita maupun belia, kau harus tetap dalam penjagaan Ayah”.  Aku kira Jakarta begitu ramah, seramah ayah kepada keluarganya. Nyatanya, benar kata Ayah. Kelak jika umur ku tak belia lagi, Jakarta justru akan menjadi kota ...

AMMUNITY #PART-II

Lanjut ga nih? Udah nemu yang dicari? Masih belum nemu, wah yaudah lanjut ya berarti. Kalo ga nemu juga berarti dia bukan anak ammunity. Muhamad Hamdani : Professor Adan! Doi disebut professor karena kemampuan dalam ilmu pengetahuannya luas banget, ahli sejarah pokoknya wkwkwk, setiap Bu Titi nerangin bab yang barus masuk, doi udah hafal semua tanggal-tanggal bersejarah. Dari ilmu pengetahuan apapun dia paham deh pokoknya, sayang kadang karena kecerdasannya itu jadi suka paling dulu ngerjain. Wal hasil mungkin kurang telitih jadi ya rada ga maksimal nilainnya. Top lah pokoknya Adan. Muhammad Fani Abdillah : Anaknya Bu Titi juga dia mah, sebelas dua belas sama Hamdani pengetahuannya. Tapi doi lebih teratur gitu, kalo ada yang belum dia tau, pasti uletnya buat nyari tau bukan main. Tapi keboyoannya sering membuat kita kadang kesel sama dia, hehehehe sering banget yak fan ketawa ala-ala gitu? Jago juga di di Multimedia, Pernah juara satu ngebuat mobile edukasi Ki hajar pernah dap...

AMMUNITY

Hi,,, Selamat pagi, sembari minum teh atau kopi Yuk, lanjut lagi J AMMUNITY Lah, kan katanya mau ceritain multimedia. Cowo-cowo playboynya, mana kok ammunity? Sabar ndak, iya mangkanya hayu dibaca seksama dulu. Jadi, yang namanya jurusan multimedia angkatan gue ya itu’ Ammunity. Am Multimedia United Of Forty, jangan tanya pake grammar apa yak. Yang jelas itu kepanjangan bahasa inggrisnya ada yang bilang salah, but intinya saya kesatuan dari multimedia empat puluh. Dari penciptaan nama aja waktunya berapa lama, awalnya habatussaudahlah, terus apalagi yak nama pengobatan gitu. Ya dimaklumin lah, soalnya yang nyari nama butuh penyembuhan:v *Maap ya Rip J            Flashback lagi yak, di Mos orang yang pertama kali gue kenal diluar temen smp siapa ya? Kalo ga salah Eva,Vidya. Soalnya duduknya sebelahan waktu buat lingkaran gitu. Terus kalo yang cowoknya, Handi. Dia orang pertama yang gue kenal pas masuk lab. Dia yang nanya nama twitter pokoknya ata...

Putih Abu-Abu

Anak kijang bawa belalang Hi, selamat malam jomblo yang malang. Assalamu’alaikum, Wr, Wb. Malam masih sama, setia didatangkan oleh bintang. Kemudian menjalin persahabatn dengan bulan. Perkenankanlah saya membagikan cerita yang berjudul-judul nantinya, karena hari ini adalah hari terakhir saya beserta temen-temen saya menjadi siswa formal. Meski Senin pun masih masuk, setidaknya tidak belajar pada umumnya hehehe. Okelah, baca aja. Siapa tau ketemu mantan eh maksudnya teman. #LULUS SMP, KEMANA? Setelah mempertimbangkan dan telah diputuskan, akhirnya jatuhlah pilihan gue untuk masuk di Sekolah Menengah Kejuruan alias SMK. Nem gua standar, sebab karena itu gua ga mau ambil resiko tinggi didepak dari sekolah negeri, terpilihlah sekolah-sekolah yang sekiranya dapat menerima gue apa adanya bukan ada apanya:v ngengzz. Waktu itu gua ambil jurusan Administrasi Perkantoran di SMKN 14 Jakarta, itu jadi pilihan pertama, ke-duanya akuntansi di SMKN 14 dan yang terakhir adalah SMKN 40 ...

H-3 UJIAN NASIONAL

Assalamu'alaikum, Wr. Wb Apa kabar kalian yang dirundung kerinduan dengan UN? Sudah lama rupanya jemari ini tidak lagi menari diatas keyboard, pagi ini awan terlihat mendung ia hilir mudik tersapu angin. Aku suka dengan satu prosa, katanya rindu itu berat. Meninggalkan itu sakit, dan bangkit itu sulit. Aku kira waktu begitu lambat menjerat aku dalam kepingan kenangan. Esok akan ku temui hari dimana teori ku dalam belajar diuji. Ujian Nasional untuk yang ketiga kalinya ini aku merasa sangat berbeda. Ini adalah Ujian Nasional terakhir selama aku duduk dibangku sekolah yang berseragam. Jika rindu sebaiknya bertemu, berarti kalau ujian kuncinya belajar. Dua belas tahun bukan seharusnya sudah tidak perlu lagi belajar, namun sebaik-baiknya seseorang adalah ia yang terus selalu ingin belajar. Berbagai strategi aku lakukan, terima kasih Tuhan Kau menghadirkan saya ke lingkup teman-teman yang tak lelah berjuang. Setiap orang punya kelebihan dan kemampuan tersendiri dalam belajar...

PAINED

PAINED. Jika tertusuk duri itu menyakitkan, cabut durinya lalu obati lukanya. Sama halnya dengan “Rasa Sakit” layaknya duri apabila kita hanya melihat dan menyadari begitu dalamnya duri itu menusuk, kita akan terus menerus tersiksa dengan kesakitannya yang membekas. Pun sebaliknya, apabila rasa sakit itu adalah duri, maka biarlah duri itu melukai, kemudian cabutlah ia yag tidak pada tempatnya, bersihkan, serta biarkan obat mengalir untuk menyembuhkannya. Karena rasa sakit itu layaknya sebuah luka, yang apabila kita terus menerus membukanya justru akan menjadi bibit luka baru. Suatu waktu, belum lama ini. Saya bahkan menyaksikan sendiri, betapa bodohnya seorang wanita berlarut-larut menyesali semua keadaan yang telah terjadi. Wanita itu layaknya seseorang yang tak lagi mengenal kata ‘damai’ jangankan untuk berdamai dengan keadaannya. Untuk berdamai dengan hatinya pun gagal, dia teramat begitu menyesali semua kejadian yang membawanya kian hari kian lesuh dan tak lagi ‘dia’ yang ...

Retak

............................. "Jika perempuan bisa setia dengan satu laki-laki. Mengapa laki-laki tak bisa setia, cukup dengan satu perempuan"-Unknw           Nama ku Arini, usia ku kini beranjak 19 tahun. Genap sudah satu dekade aku kehilangan peluk hangat ayah, setelah itu hidup ku terasa merpati yang kehilangan satu sayap indahnya. Bagaimana bisa seekor merpati akan terbang, jika satu sayapnya hilang. Bukan hilang karena tak tampak jasadnya, melainkan hilang karena satu sayap gagal berfungsi dengan baik. Sayap yang apabila dipaksakan terbang akan semakin membukakan luka, perih pedih nelangsa.           Jika merpati bisa setia dengan pasangannya, mengapa anda tak mampu setia dengan pilihan yang anda pilih. Semua keadaan begitu baik, namun seketika berubah setelah ada figur baru yang datang menerobos tanpa malu-malu. Tidak ada yang mempersilakannya masuk, dengan seenaknya kau tabrak pe...