Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Kala itu, tepat dimalam ganjil, malam ke dua puluh tujuh ramadhan, aku melihat bagaimana susunan kardus air mineral yang menggunung, seperti terlihat sepele, namun tidak bagi ku. Hati ku tergugah, mata ku terbelalak, disudut lorong masjid, begitu banyak jejeran kardus air mineral dengan isinya, bagaimana mungkin menjelang akhir-akhir ramadhan seperti ini justru segala rizki menjadi begitu banyak.
Rasa-rasanya ramadhan hadir memang dengan segala macam limpahan rezeki dan paketan berkah lainnya, saat menjelang sepuluh hari terakhir seperti ini, tidak dipungkiri bahwa orang-orang selalu ingin berlomba membelanjakan hartanya untuk bersedekah. Aku melihatnya seperti hukum timbal balik, saat uang yang kita belanjakan habis untuk keperluan di bulan ramadhan, dengan segera, entah dari arah yang tak disangka-sangka Allah menggantinya dengan yang lebih banyak, seharusnya jika kita memakai matematikanya ilmu pasti, mungkin anggaran pengeluaran dibulan ini sudah membengkak, namun nyatanya tidak. Justru Allah mencukupkan, bahkan selalu bertambah lebih dari yang kita duga.
Komentar
Posting Komentar