Langsung ke konten utama

Ketetapan Allah, Terbaik.

Bismillahirrahmanirrahim...
Duhai Allah yang memiliki dunia beserta isinya, Maha Suci Allah yang sampai detik ini masih memberikan nikmat kepada kita semuanya.Tuhan, baru ku sadar indah nikmat sehat itu. Tak pandai ku bersyukur, kini ku harapkan cinta-Mu. Ampuni khilaf dan salah selama ini ya Illahi. 
Tahun-tahun sebelumnya, betapa kufur hamba atas setiap ujian dan cobaan dari-Mu. Telah banyak sakit yang seolah begitu hebat menghantam ku, aku dikalahkan oleh ego dan ekspetasi. Terlalu banyak ku menaruh harap pada manusia, sedang dirinya dan aku hanyalah makhluk yang jauh dari kesempurnaan. Pantas jika aku menerima banyak kekecewaan, seolah hanya aku yang dikecewakan, seolah hanya aku yang Kau uji dengan semuanya, seolah hanya aku yang dihukum atas tindakan yang ku buat sendiri. Tahun berikutnya, ku kira aku bisa pulih dari kekecewaan yang ku buat sendiri. Nyatanya ditahun berikutnya, aku belum dewasa memaknai arti 'harus berjuang lagi'. Kalut, sedih, lebih-lebih kecewa kembali. 

"Allah mengetahui, sedang manusia tidak"
Begitulah bunyi ayat Qur'an-Mu, sampai rasa untuk kembali bangkit itu sulit. Bukan lantaran tidak mampu, melainkan rasa itu pekat terlalu lama mengelayuti diriku. Tapi, tahun ini, hari ini dan detik ini aku paham, paham atas setiap kecewa yang berlalu kemarin, aku paham mengapa sebab ketetapan itu tercipta untuk ku. Aku paham, sebab telah ku lalui hari-hari yang mungkin dahulu sulit untuk bisa kembali menata mimpi. Allah, engkau menjaga ku dengan tidak mengabulkan do'a ku. Rupanya ini sebab takdir dan ketetapan-Mu. Menjaga ku dari hal buruk yang kemungkinan akan menimpa ku jika terkabul mimpi ku, membelokan langkah ku yang salah agar bisa melangkah pada jalur yang tepat. Bodoh sekali aku, meratapi kesalahan yang jelas diarahkan-Mu. Allah, kuatkan aku. Lindungi ku dari putus asa. Semoga aku bisa tumbuh, dengan ketegaran, sabar, ikhlas dan tawakal atas ketetapan dan takdir-Mu.

Jangan lelah dalam menyemai kebaikan, semoga aku mampu menjadi salah satu yang menyemai kebaikan itu. Dan sebaik-baiknya manusia, ialah dia yang bermanfaat untuk orang lain. Semoga aku bukan termasuk orang yang menyesali atas kejadian yang terlewat dalam hidup ku.


Annisa Habibah
Maret 31, 2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Karena ku punya semua mimpi yang tak semudah itu kau Lenyapkan"

Bismillah,,, Langkah hebat dengan pencapaian yang menyayat ini sungguh begitu meletihkan. Tuhan, bisakah kau mundurkan waktu ku? Agar aku bisa memilih dan memilah bagaimana hasil dari keputusan mu?  Bolehkah ku meminta agar aku berkhayal dan mengatur sesuka ku? Jika kau menjawab itu semua dengan suatu dampratan, tolong buat tamparan itu kian mematikan. Agar aku pun bisa bercermin sejauh mana jiwa ini berjuang, sejauh mana langkah ini terus menerjang jalan yang begitu terjal, agar aku bisa mengakhirinya dalam proses terhormat dengan sebuah tamparan yang mematikan. Kau pun menjawab semuanya Rabb, Kau tampar aku sedemikian dahsyat sampai akhirnya asa ini mulai terkikis, Kau pun dengan tega'nya mengatur seperti apa mau mu, kian hati ini melulu menyalahkan-Mu, tak mempercayai bahwa diri ini mampu terbawa sepeti mau ku sesuai dengan khendak-Mu. Rupanya pemikiran ku terlalu dangkal, angan ku terlalu cetek dan penilaian tentang diri ku pun belum dapat ku mengerti. Sampai akhirnya aku me...

Catatan Rumah Tangga #2

  "Jangan biarkan masalah itu terdengar keluar dari pintu kamar kita. Biarkan dia menemui titik selesainya di dalam saja" Selain sabar dan shalat, kunci selanjutnya yang perlu kau pegang adalah jujur dan percaya. Sama halnya dalam rumah tangga, laki-laki yang kau pilih untuk menjadi imammu itu adalah orang asing yang hadirnya kini dibebani pada seluruh kebaikan atau keburukan istrinya kelak. Orang asing yang padanya kau merasa yakin, ada satu perasaan yang berbeda, entah dideskripsikan seperti apa. Perjalanan ini bukanlah perjalanan yang selalu menjanjikan aspalnya mulus, akan banyak kau temui jalan yang berkelok, tanjakan yang curam, turunan yang perlu banyak perhatian dan pengendalian. Kau harus percaya bahwa atas izin Allah, kau berada bersama dengan orang yang tepat.  Tidak ada kepala yang indah dengan berjuta variasi warna rambut. Hitam atau putih adalah dua pilihan mutlak yang tidak bisa dicederai. Jangan biarkan orang lain berpendapat tentang berbagai warna yang cocok ...

Maret

[ 69/365] Hai aku kecil, apa kabar? aku kecil, pernahkah dulu kita membayangkan akan sampai pada hari ini? Aku masih mengingat mimpi masa kecilku– menjadi dokter, aku rasa itu bukan mimpi anak kecil pada umumnya. Oh iya, aku juga ingat terakhir, belum lama, ketika lulus sekolah kemudian melamar kerja lalu ditanya, "Lima tahun kedepan kamu akan menjadi seperti apa?" Lalu aku jawab dengan penuh semangat tanpa tau lagi, kalau realitanya seperti ini. Kataku, "Aku ingin punya sekolah, mau buka usaha ini dan itu, menulis buku a sampai z dan masih banyak lagi!" Seiring berjalannya waktu dan aku bertumbuh dewasa, mimpi-mimpiku dibentuk sekitar untuk lebih realis dan sadar akan takdirNya. Hai aku kecil, kalau kamu tau aku yang sekarang tidak lebih baik dari beberapa tahun belakangan ini, apa yang akan kamu katakan? Pasti, kamu mau tunjuk-tunjuk sambil bilang, dulu mimpimu banyak, tapi sekarang kok belum ada yang tercapai? Kamu juga pasti marah aku kecil, kalau sudah dewasa g...