Langsung ke konten utama

10 Bulan 30 Hari

Hai, kali ini bakalan banyak cerita cengeng yang bakal gue tumpah ruahin disini. Hai osis, osis'15 yang mungkin gue suruh baca, terus semoga berkelanjutan membaca sampe akhir. Osis, 19 Januari 2015 ya! Tepat sekali. Tanggal dan bulan bahkan tahun yang mungkin untuk kebanyakan orang beranggapan biasa, tapi engga buat ke-27 OSIS 2015 SMKN 40. Udah cukup lama bukan? 10 bulan 30 hari, entah waktu yang kecepetan atau kita yang berlama-lama menikmati setiap detik prosesnya. Osis, kita cupu! cupu untuk ngakuin kalo orang lain gak pernah tau setiap proses yang telah kita buat. Banyak segala problema dan kisah yang susah buat kita lupain. Osis, inget awal kita ngejabat? Culun, cupu, polos, ingusan mungkin yang tadinya dipandang sebelah mata tapi entah kenapa menjadi suatu sorotan pandangan banyak mata. Bukan artian kita selalu dipandang, mungkin gue atau ke-26 osis lainnya bukan siapa siapa. Banyak siswa/i 40 yang lebih cerdas, berbakat dan hebat yang awalnya kepikiran bahwa orang-orang itulah yang akan menyandang gelar "PENGURUS OSIS'15" tapi rupanya pemikiran kita salah. Kita, yang culun, ingusan, belet, kocak, kadang konyol bahkan tindakan yang sumpah gak bisa dimaafin tapi kadang ngibur banget. Osis, gue kangen awal ngejabat. Kangen waktu kita yang masih harus ngelaluin banyak waktu kedepannya, gue kangen kita yang rapat-rapat sok serius padahal emang beda karakter beda penyampaian dan pemikiran. Osis, gue kangen. Kangen waktu-waktu dan kesempatan yang pernah kita lewatin. Baper, berantem, left chat, left grup??? Semua juga udah sering kita laluin, karena apa? Karena masalah yang sepele, karena sikap kita yang ke kanak-kanakan. Tapi kadang waktu-waktu sama hal kecil kaya gitu yang ngebuat gue yakin, kok gue lucu? kok gue bisa ya cuma gara-gara hal itu jadi begini. Gue kangen itu semua, gue kangen semua proker yang pernah kita kerjain dengan berbagai segala cerita. Gue pasti kangen sama hal-hal kecil bercandaan kita, gue kangen kalian, gue ngerasa waktu cepet banget. Waktu y=gak bisa gue puter balik, waktu cuma bisa gue jadiin cerita. Cerita yang kini sudah dibaca, waktu yang ngajarin gue buat makin sayang sama kalian, tetep jadi anggota keluarga yang solid perhatian dan peduli yaaa.
Gue bakalan kangen masa-masa jabat jadi osis.
Selamat,,, sukses proker nya kemarin dan sukses juga proker beberapanya kedepan.
Salam,
Kominfo Osis
Annisa Habibah
*Baper gue nih, lagi nangis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Karena ku punya semua mimpi yang tak semudah itu kau Lenyapkan"

Bismillah,,, Langkah hebat dengan pencapaian yang menyayat ini sungguh begitu meletihkan. Tuhan, bisakah kau mundurkan waktu ku? Agar aku bisa memilih dan memilah bagaimana hasil dari keputusan mu?  Bolehkah ku meminta agar aku berkhayal dan mengatur sesuka ku? Jika kau menjawab itu semua dengan suatu dampratan, tolong buat tamparan itu kian mematikan. Agar aku pun bisa bercermin sejauh mana jiwa ini berjuang, sejauh mana langkah ini terus menerjang jalan yang begitu terjal, agar aku bisa mengakhirinya dalam proses terhormat dengan sebuah tamparan yang mematikan. Kau pun menjawab semuanya Rabb, Kau tampar aku sedemikian dahsyat sampai akhirnya asa ini mulai terkikis, Kau pun dengan tega'nya mengatur seperti apa mau mu, kian hati ini melulu menyalahkan-Mu, tak mempercayai bahwa diri ini mampu terbawa sepeti mau ku sesuai dengan khendak-Mu. Rupanya pemikiran ku terlalu dangkal, angan ku terlalu cetek dan penilaian tentang diri ku pun belum dapat ku mengerti. Sampai akhirnya aku me...

Catatan Rumah Tangga #2

  "Jangan biarkan masalah itu terdengar keluar dari pintu kamar kita. Biarkan dia menemui titik selesainya di dalam saja" Selain sabar dan shalat, kunci selanjutnya yang perlu kau pegang adalah jujur dan percaya. Sama halnya dalam rumah tangga, laki-laki yang kau pilih untuk menjadi imammu itu adalah orang asing yang hadirnya kini dibebani pada seluruh kebaikan atau keburukan istrinya kelak. Orang asing yang padanya kau merasa yakin, ada satu perasaan yang berbeda, entah dideskripsikan seperti apa. Perjalanan ini bukanlah perjalanan yang selalu menjanjikan aspalnya mulus, akan banyak kau temui jalan yang berkelok, tanjakan yang curam, turunan yang perlu banyak perhatian dan pengendalian. Kau harus percaya bahwa atas izin Allah, kau berada bersama dengan orang yang tepat.  Tidak ada kepala yang indah dengan berjuta variasi warna rambut. Hitam atau putih adalah dua pilihan mutlak yang tidak bisa dicederai. Jangan biarkan orang lain berpendapat tentang berbagai warna yang cocok ...

Maret

[ 69/365] Hai aku kecil, apa kabar? aku kecil, pernahkah dulu kita membayangkan akan sampai pada hari ini? Aku masih mengingat mimpi masa kecilku– menjadi dokter, aku rasa itu bukan mimpi anak kecil pada umumnya. Oh iya, aku juga ingat terakhir, belum lama, ketika lulus sekolah kemudian melamar kerja lalu ditanya, "Lima tahun kedepan kamu akan menjadi seperti apa?" Lalu aku jawab dengan penuh semangat tanpa tau lagi, kalau realitanya seperti ini. Kataku, "Aku ingin punya sekolah, mau buka usaha ini dan itu, menulis buku a sampai z dan masih banyak lagi!" Seiring berjalannya waktu dan aku bertumbuh dewasa, mimpi-mimpiku dibentuk sekitar untuk lebih realis dan sadar akan takdirNya. Hai aku kecil, kalau kamu tau aku yang sekarang tidak lebih baik dari beberapa tahun belakangan ini, apa yang akan kamu katakan? Pasti, kamu mau tunjuk-tunjuk sambil bilang, dulu mimpimu banyak, tapi sekarang kok belum ada yang tercapai? Kamu juga pasti marah aku kecil, kalau sudah dewasa g...