Langsung ke konten utama

u so impressed

Kita bertemu, pada suatu waktu yang dahulu kau dan aku begitu asing. Aku tampak aneh melihat mu, kau pun begitu pada ku. Sampai ketika kini kita saling mengenal, kita saling membicarakam banyak, kita menertawakan hal yang sama. Bukankah menarik? Membicarakan banyak hal, sampai ketika kita asik dalam sebuah pertemanan. Kemudian, pernah sekali waktu kau tak mengabarkan ku, kau tak menanyakan kabar ku, bahkan tak jarang kini kau tak mengchat hanya sekadar bbm atau line. Ku kira aku salah menilai mu, rupanya memang kau baik kepada semua orang. Tak seperti yang ku maksud, yang ku kira kau mespeliaskan ku. Hahaha, berlebihan bukan angan ku? Memang nyatanya kau baik terhadap semua orang, kau yang baik terhadap ku mampu membius ku untuk mengatakan rindu. Bagaiman dengan orang lain yang menerima kebaikan yang sama dari mu seperti ku? Apa mereka juga akan merasakan perasaan yang sama seperti ku?. Selalu sulit membedakan mana yang seutuhnya untuk ku dan mana seutkunya rata kau berikan pada ku. Tapi, tak lama kemudian kau mengabarkan ku, menanyakan kabar ku selama kau tak menanyakan lagi. Menanyakan siapa yang ada dalam piliran mu selama dia pergi?. Rupanya ia bercerita "Kita tak perlu tau siapa orang yang berpura-pura menyayangi kita, memberikan perasaan yang tulus untuk kita. Kita hanya perlu usaha kecil, yaa, usaha untuk menguji apakah ia merasakan kehilangan ketika perasaan nyaman yang terbiasa ia terima hilang. Menguji seberapa lama ia bertahan sendirian, meski dilingkungannya banyak sekali orang yang serta merta ikut menguji untuk meninggalkan rasa nyaman itu." Begitu katanya, lalu aku baru menyadari. Orang lain akan merasa dirinya dibutuhkan jika kita hanya menginginkan sesuatu, tapi tidak menanyakan 'Apa yang kau ingin kan?' Kita hanya terus merengek dan meminta apa yang kita inginkan, meminta seseorang untuk seperti yang kita mau, tetapi kita sendiri tak bisa menjadi seperti yang ia mau. Egois bukan?. Tapi ketika orang yang menyayangi kita melakukan hal yang tulus, kita saling mengusahakannya. Kamu, kita menertawakan hal yang sama, membicarakan banyak hal, bahkan kita sama sama dia, padahal kita menautkan perasaan yang sama. Tapi kau selalu bijak, menanyakan bagaimana perasan ku dengan mu? Kamu terkesan, yang menyadarkan ku bahwa 'Ketika aku ingin mencari seorang yang sempurna. Aku akan kehilangan seorang yang terbaik.' Ketika aku mengejar seorang yang aku inginkan, maka seorang yang selalu ada saat ikut mengejar mu akan lelah. Lelah menunggu mu, lelah untuk ikut mengejar apa yang kau mau.

6 juli 2015
Annisa habibah
Msd :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Karena ku punya semua mimpi yang tak semudah itu kau Lenyapkan"

Bismillah,,, Langkah hebat dengan pencapaian yang menyayat ini sungguh begitu meletihkan. Tuhan, bisakah kau mundurkan waktu ku? Agar aku bisa memilih dan memilah bagaimana hasil dari keputusan mu?  Bolehkah ku meminta agar aku berkhayal dan mengatur sesuka ku? Jika kau menjawab itu semua dengan suatu dampratan, tolong buat tamparan itu kian mematikan. Agar aku pun bisa bercermin sejauh mana jiwa ini berjuang, sejauh mana langkah ini terus menerjang jalan yang begitu terjal, agar aku bisa mengakhirinya dalam proses terhormat dengan sebuah tamparan yang mematikan. Kau pun menjawab semuanya Rabb, Kau tampar aku sedemikian dahsyat sampai akhirnya asa ini mulai terkikis, Kau pun dengan tega'nya mengatur seperti apa mau mu, kian hati ini melulu menyalahkan-Mu, tak mempercayai bahwa diri ini mampu terbawa sepeti mau ku sesuai dengan khendak-Mu. Rupanya pemikiran ku terlalu dangkal, angan ku terlalu cetek dan penilaian tentang diri ku pun belum dapat ku mengerti. Sampai akhirnya aku me...

Catatan Rumah Tangga #2

  "Jangan biarkan masalah itu terdengar keluar dari pintu kamar kita. Biarkan dia menemui titik selesainya di dalam saja" Selain sabar dan shalat, kunci selanjutnya yang perlu kau pegang adalah jujur dan percaya. Sama halnya dalam rumah tangga, laki-laki yang kau pilih untuk menjadi imammu itu adalah orang asing yang hadirnya kini dibebani pada seluruh kebaikan atau keburukan istrinya kelak. Orang asing yang padanya kau merasa yakin, ada satu perasaan yang berbeda, entah dideskripsikan seperti apa. Perjalanan ini bukanlah perjalanan yang selalu menjanjikan aspalnya mulus, akan banyak kau temui jalan yang berkelok, tanjakan yang curam, turunan yang perlu banyak perhatian dan pengendalian. Kau harus percaya bahwa atas izin Allah, kau berada bersama dengan orang yang tepat.  Tidak ada kepala yang indah dengan berjuta variasi warna rambut. Hitam atau putih adalah dua pilihan mutlak yang tidak bisa dicederai. Jangan biarkan orang lain berpendapat tentang berbagai warna yang cocok ...

Maret

[ 69/365] Hai aku kecil, apa kabar? aku kecil, pernahkah dulu kita membayangkan akan sampai pada hari ini? Aku masih mengingat mimpi masa kecilku– menjadi dokter, aku rasa itu bukan mimpi anak kecil pada umumnya. Oh iya, aku juga ingat terakhir, belum lama, ketika lulus sekolah kemudian melamar kerja lalu ditanya, "Lima tahun kedepan kamu akan menjadi seperti apa?" Lalu aku jawab dengan penuh semangat tanpa tau lagi, kalau realitanya seperti ini. Kataku, "Aku ingin punya sekolah, mau buka usaha ini dan itu, menulis buku a sampai z dan masih banyak lagi!" Seiring berjalannya waktu dan aku bertumbuh dewasa, mimpi-mimpiku dibentuk sekitar untuk lebih realis dan sadar akan takdirNya. Hai aku kecil, kalau kamu tau aku yang sekarang tidak lebih baik dari beberapa tahun belakangan ini, apa yang akan kamu katakan? Pasti, kamu mau tunjuk-tunjuk sambil bilang, dulu mimpimu banyak, tapi sekarang kok belum ada yang tercapai? Kamu juga pasti marah aku kecil, kalau sudah dewasa g...